Hukum kekekalan Enegi
Mekanik berbunyi Pada
sistem yang terisolasi (hanya bekerja gaya berat dan tidak ada gaya
luar yang bekerja) selalu berlaku energi mekanik total sistem konstan.
Pada posting tentang macam-macam bentuk
energi diantaranya adalah energi potensial dan energi kinetik.
Energi total yang dimaksud pada hukum
kekekalan energi mekanik adalah jumlah antara energi potensial
dengan energi kinetik.
Energi potensial
Energi potensial adalah energi yang dimiliki
benda karena kedudukannya. Energi ini tersembunyi pada benda tetapi bila
di beri kesempatan energi ini bisa di manfaatkan contoh misalnya energi
potensial pada pegas yang ditarik terjadi juga pada pada karet atau
busur panah. Contoh yang kedua adalah Energi potensial gravitasi yaitu
energi yang dimiliki benda yang disebabkan oleh ketinggian terhadap
suatu titik acuan tertentu.
Besar energi potensial gravitasi sebanding dengan
massa, percepatan gravitasi serta ketinggian
Ep = m g h
Keterangan
- m=massa(kg)
- g=percepatan gravitasi(m/s2)
- h=ketinggian(m)
Energi Kinetik
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki
benda karena geraknya misalnya anak panah yang lepas dari busur memiliki
kecepatan dan massa tertentu maka anak panah tersebut memiliki energi
kinetik yang besarnya berbanding lurus dengan massa serta kecepatan
kuadrat. Dalam persamaan
Ek = ½ mv2
Keterangan
- Ek= energi kinetik(Joule)
- m=massa(kg)
- v=kecepatan(m/s)
Energi Mekanik
Energi mekanik adalah jumlah total dari
energipotensial dengan energi kinetik atau
Em= Ep + Ek
Menurut hukum kekekalan energi mekanik bahwa jumlah
energi mekanik selalu tetap dengan syarat tidak ada gaya luar yang
bekerja pada sistem.
Em1 =Em2
Ep1 + Ek1 = Ep2 +
Ek2
m g h1 + ½ mv12 = m
g h2 + ½ mv22
Penerapan hukum kekekalan energi mekanik
adalah pada kasus benda jatuh dipermukaan bumi atau berada dalam medan gravitasi bumi. Berhubungan dengan
hukum kekekalan energi mekanik dapat disimpulkan.
- Pada kedudukan awal, kelajuan sama dengan nol sehingga Ek=0, s atau gerak jatuh bebas. Sedangkan energi potensial Ep mencapai nilai maksimum, sama dengan energi mekaniknya.
- Pada keadaan selanjutnya, energi potensial berkurang dan berubah menjadi energi kinetik. Pada setengah perjalananya, besar energi potensial sama dengan energi kinetik.
- Pada saat menyentuh tanah (bidang acuan), seluruh energi potensial berubah menjadi energi kinetik sehingga energi potensialnya Ep=0, sedangkan energi kinetik Ek= mencapai nilai maksimum, sama dengan energi mekaniknya.
Energi potensial, energi kinetik serta energi
kinetik merupakan besaran skalar sama halnya dengan usaha
oleh karena dimensi serta satuannya juga sama.
Demikian posting yang membahas tentang hukum kekekalan energi mekanik, semoga bermanfaat kurang lebihnya tuliskan di kolom komentar.
wicch kerenn mksih" ats info nyoo
BalasHapussma"..
Hapusmksh,,,ats ifo.a ni sngt membantu
BalasHapussma"...
HapusTerimakasih untuk usahanya..
BalasHapusNilai anda 85
animasinya yang sesuai ya....
terus diuptudate ya..biar eksis
Terima kasih n sukses s'lalu.
Insya Allah pak...
Hapussma" ...